Minggu, 03 Maret 2013

Pemkot Tarakan Pantau Siswa Muslim Shalat Jama’ah di Masjid


Seluruh siswa Muslim, dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, baik negeri atau swasta di Kota Tarakan, diminta melakukan shalat Maghrib dan shalat Isya di masjid. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan telah mengedarkan surat imbauan kepada seluruh sekolah hari Senin (25/2/2013).
Setiap siswa yang melakukan shalat Maghrib dan shalat Isya diberi kartu kendali. Di kartu kendali ini orangtua siswa wajib menandatangani jika anaknya shalat.  Nantinya kartu kendali ini setiap bulan akan dipantau dan dilihat wali kelas masing-masing siswa. Surat imbauan ini berlaku mulai 1 Maret 2013.
“Kami berharap orangtua dapat mendukung program dari Disdik ini. Sebab peran orangtua sangat penting untuk memantau langsung anak-anaknya untuk shalat di masjid,” kata  Kepala Disdik Kota Tarakan, Tajuddin Tuwo, Selasa (26/2/2013) di Media Center Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kota Tarakan.
Tajuddin mengatakan, imbauan shalat Mahgrib dan Isya sangat mempengarahui nilai pendidikan agama sekolah. “Selain mempengaruhi nilai pendidikan agama di sekolah, juga memberikan pembinaan karakter keimananan moral dan ketakwaan siswa, serta mendorong supaya anak terbiasa shalat sejak dini,” ucapnya, dilansir Tribun Kaltim.
Tahun 2012 lalu, seluruh pelajar mulai kelas IV Sekolah Dasar, pelajar SMP hingga SMA di Rokan Hulu juga diwajibkan mengikuti ibadah shalat Maghrib berjamaah di masjid atau surau tempat tinggal masing-masing.

Aib, Jika Umat Islam Bisa Berbahasa Inggris Tapi Tidak Berbahasa Arab


eramuslim.com
Adalah merupakan aib, jika umat Islam bisa menguasai bahasa lain namun bahasa sendiri, bahasa Arab mereka tidak paham. Demikian  disampaikan dosen bahasa dan sastra Arab Universitas al-Azhar Mesir Syaikh Muhyiddin Sa’id Abdullah Ahmad dalam sebuah Seminar Akbar Bahasa Arab di Yogyakarta.
“Aib bagi seorang Muslim yang sangat paham dengan bahasa selain bahasa Arab, namun mereka enggan untuk memahami dan mendalami bahasa Arab,” Sabtu  (02/03/2013 ) seperti dikutip Hidayatullah.
Sebagaimana diketahui, kebanyakan umat Islam selain di dunia Arab memang lebih menguasai Bahasa Inggris dibandingkan Bahasa Arab.
Seminar bertempat di gedung Pertemuan Hegar Yogyakarta membahas tentang “Revolusi Belajar Bahasa Arab Tanpa Harkat dengan Super Mudah, Cepat, Efektif dan Sangat Menyenangkan”.
Acara tersebut di hadiri oleh sekitar 80 peserta utusan dari berbagai macam lembaga pendidikan di Yogyakarta, mulai dari tingkat SD-MI, SMP-MTS,SMA-MA, dan bahkan perguruan tinggi.
Dalam paparannya Syaikh Muhyiddin Sa’id Abdullah Ahmad menyampaikan tentang urgensi bahasa arab bagi umat Islam.
Syaikh Muhyiddin Sa’id Abdullah Ahmad mengatakan bahwa bahasa Arab adalah bahasa al-Qur’an. Bahasa Arab juga bahasa hadits dan bahasa ibadah sehingga setiap pribadi Muslim wajib memahaminya karena bahasa Arab adalah kunci dalam beragama dan merupakan pintu masuk dalam memahami al-Qur’an dan al Hadits.”

Redaktur: Alif Fayyadh

Sabtu, 02 Maret 2013

Sendi-sendi Kebahagiaan


Sendi itu adalah hati yang selalu bersyukur, lidah yang selalu berdzikir, dan tubuh yang senantiasa bersabar.

Sykur, dzikir dan sabar, mengandung nikmat dan ganjaran
Kalaupun saya menghimpunkan ilmu para ulama, hikmah para bijak bestari dan syair para penyair mengenai kebahagiaan ini, niscaya Anda tidak akan mendapatkannya hingga Anda sendiri memiliki tekad yang bulat untuk merasakan, merengkuh serta mencarinya dengan sungguh-sungguh serta berusaha untuk mengusir apa yang bertentangan dengannya: ''Barang siapa yang
datang kepadaku dengan berjalan kaki maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.'' (Hadits Qudsi)

Salah satu tanda kebahagiaan sesorang hamba adalah: Menyembunyikan rahasia dirinya dan merencanakan jalan hidupnya.

Disebutkan ada seorang Badui yang mendapat kepercayaan untuk menyembunyikan sebuah rahasia dengan imbalan sepuluh dinar. Namun ia merasa tidak betah dengan rahasia yang dia rahasiakan itu, dan membuka rahasia itu. Kesimpulannya, menyembunyikan rahasia itu membutuhkan ketahanan, kesabaran dan tekad yang kuat.

{Janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu.} (QS. Yusuf: 5)

Karenasesungguhnya titik lemah yang ada pada manusia adalah menyingkap lembaran-lembaran kehidupan kepada manusia, menyebarkan rahasia-rahasia hidupnya kepada mereka. Ini merupakan penyakit lama, penyakit yang menahun menjangkiti manusia. Karena jiwa manusia memang cenderung untuk menyebarkan rahasia dan menyebarkan berita. Hubungannya dengan masalah kebahagiaan adalah bahwa siapa saja yang menyebarkan rahasia-rahasia dirinya maka kebanyakan dari mereka akan mengalami penyesalan, kesedihan dan kegelisahan.

Al-Jahizh memiliki kata-kata yang sangat indah dalam kumpulan risalah sastranya berkenaan dengan menjaga rahasia ini. Karena itu saya anjurkan kepada para pembaca untuk merujuk ke tulisan-tulisannya. Dalam Al-Qur'an disebutkan:

{Dan, hendaklah dia berlaku lemah lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorang pun.}
(QS. Al-Kahfi: 19).[]

Gabung yuk di FP Renungan Doa dan Motivasi

*Jangan Mengkagumi Orang Jahat, Kagumilah Orang Baik*


Aristoteles mengatakan, ''Manusia ideal adalah manusia yang gembira dengan pekerjaan yang ia lakukan demi kepentingan orang lain dan ia sangat malu jika ada orang lain melakukan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Sebab, memberi belas kasihan kepada orang lain adalah sebuah tanda ketinggian nilai sedangkan menerima belas kasihan dari orang lain adalah sebuah petunjuk tentang kegagalan.''

Dalam sebuah hadits disebutkan: ''Tangan yang di atas jauh lebih baik daropada tangan yang di bawah.''

Yang di atas adalah yang memberi dan yang di bawah adalah yang menerima.[]

Jumat, 01 Maret 2013

*Perbanyaklah Istighfar Karena Allah Maha Pengampun*


{Maka aku katakan kepada mereka: ''Mohon ampunlah kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai-sungai.''} (QS> Nuh: 10-12)

Perbanyaklah membaca istighfar agar Anda dapat menemukan jalan keluar, mendapat ketengan batin, harta yang halal, keluarga yang saleh, dan hujan yang deras.

Allah berfirman,
{Dan, hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi pada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.} (QS. Hud: 3)

Dalam sebuah hadits disebutkan: ''Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar untuk setiap kecemasan dan akan membukakan pintu keluar dari setiap
kesempitan.''

Anda harus banyak membaca sayyidul istighfar, sebagaimana termuat dalam hadits Shahih Bukhari:

"Ya Allah Engkau adalah Rabbku, tidak ada Illah selain Engkau, Engkau ciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan menjalankan semua janjiku untuk-Mu dengan segala kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku kembali kepada-Mu dengan segala nikmat-Mu atasku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku karena tidak ada yang memberi ampunan terhadap dosa-dosa kecuali Engkau.''[]
"Ya Tuhan! Tidak percuma Engkau ciptakan semua ini. Maha Suci Engkau, hindarkanlah diri kami dari siksa apineraka. Ya Tuhan kami, siapa yang engkau masukkan ke api neraka. itulah orang-orang yang engkau hinakan. Bagi mereka orang yang aniaya itu tidak ada yang bisa menolong. Ya Tuhan kami, kami mendengar orang ada mengajak kami kepada beriman, menyuruh kami beriman, kamipun sudah beriman. Maka ampunilah segala dosa kami dan hapuslah segala kejahatan kami, kami minta mati bersama-sama orang yang suci. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada
Rasul-Mu. Janganlah kami di bikin sengsara nanti di negeri akherat. Sebab Engkau tidak pernah memungkiri janji.''
(Ali Imran: 191-194)

*Renungan*


{Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah sesungguhnya tidaklah berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang yang kafir.} (QS. Yusuf: 87)

{Ibrahim berkata: ''Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya kecuali orang-orang yang zalim.''}
(QS. Al-Hijr: 56)

{Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.} (QS. Al-A'raf: 56)

{Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.} (QS. Al-Baqarah: 216)

{Allah maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya.}
(QS. Asy-Syu'ara: 19)

{Dan, rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.} (QS. Al-A'raf: 156)

{Janganlah kamu bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita.} (QS. At-Taubah: 40)

{(Ingatlah)' ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabbmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu.} (QS. Al-Anfal: 9)

{Dan, Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.} (QS. Asy-Syu'ara: 28)

{Dan, mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.}
(QS. Al-Anbiya: 91)

Seorang penyair mengatakan,
Kapan dunia akan ceria membawa kebaikan untukmu,
kalau kau tidak rela dengan pergaulan
Tidakkah kau lihat batu mutiara mahal,
bukankah mutiara itu di keluarkan dari laut yang asin
Mungkin saja sesuatu yang menakutkan datang membawa kengerian,
juga kegembiraan dan kesenangan
Mungkin juga keselamatan itu terjadi setelah adanya larangan,
bisa saja kelurusan setelah kebengkokan.[]