Rabu, 27 Desember 2017

Copas dari GWA, semoga bisa jadi bahan renungan buat kita para orang tua...

Tulisan dr Ani Hasibuan, ahli syaraf di RSCM, srmua tulisan nya di banned oleh FB karena semua seputar bahaya LGBT.

Silahkan disimak sebagai ilmu tambahan kita sebagai orang tua, sbb :

Sekedar berbagi cerita dari poli saraf utk ibu2, spy kita semakin gencar menjaga lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, n lingkungan sekolah

Sebab LGBT itu PREDATOR, mereka SANGAT AGRESIF. N kini, kita semua tau, mereka didanai oleh PBB n taipan2 kelas dunia. LGBT itu agenda zionisme, utk mewujudkan dunia satu komando (NEW WORLD ORDER)

Sejak 1997 sy berurusan dg para gay. Smp hari ini, belum pernah absen. Mereka pasien terbanyak HIV yg sy tangani. Yg hidup tinggal beberapa siy. Barusan suster sy lapor ada lagi yg meninggal 3 hari lalu, dg kriptokokus meningitis (infeksi jamur di otak)

Dari pengamatan sy,  Gay itu ada “kasta”nya
Ada yg dominan, biasanya yg punya uang n lbh tua secara umur, ada yg submissif, klu sy perhatikan, semacam “piaraan”. Piaraan ini berkasta juga, ada anak muda putih bersih klimis dari kalangan keluarga menengah, ada juga yg kelas sandal jepit (bukan yg harga 18 ribu ya 😔). Perlakuan dari yg dominan pd piaraan juga berbeda sesuai KW piaraan. Yg KW ori diperlakukan sgt istimewa. Waktu sy kerja di klinik hiv rscm, pernah dpt pasien mhsw univ swasta terkenal di jakarta, yg kena meningitis kriptokokus (jamur otak). Orang tuanya pekerja petrol, tinggal di dallas, US. Dia disini tinggal sendiri. Anaknya tampan, klimis, n kelihatan anak baik. Dominannya sering ikut mengantar klu kontrol. Jangan kaget ya, dominannya ini seorang AKTIVIS LSM ANTI-HIV. Itu klu si pasien sy ini mengeluh sakit kepala, si dominan ini mengelus2 punggung si submissif smbl bilang “sakit ya sayang? Yg mana yg sakit? Sabar ya sayang..” (untung sy msh setia pd sumpah hipocrates, klu sy berkhianat, si dominan itu mau sy suntik fentanyl 1000 cc biar mokat). Tapi sy prnh juga dpt seorg dominan yg kena infeksi di medulla spinalis, spondilitis TB, jd lumpuh kedua kakinya tiba2. Pas dirawat, submissifnya datang menemani. Itu dibentak2, gak ada sayang2, si submissif ini tampilannya siy kelas sandal jepit. Manggil dominannya “abaaaang..” (jijik ya dengarnya)
Ada juga piaraan bayaran. Satu pasien sy asal jogja (skrg sdh meninggal dg toksoensefalitis; bisul di dalam otak krn kuman tokso yg srg nempel di badan kucing, anjing) mengaku dia bayaran. Di”piara” seorg aki2 cina utk bayaran 1000 smp 2000 USD per bulan. Wang nya dia kirim ke jogja utk anak n istrinya 😩. Dia ini sejatinya bukan gay. Jd semacam pelacur lelaki. Kerja sbg caddy lelaki di satu lapangan golf di tangerang. Waktu ketahuan hiv n tokso, nangis meraung2, selama dirawat baca Qur’an terus, kalau sy periksa, sll terisak2 n bilang menyesal. Pas ketemu bininya, sy yg berkaca2. Sebab bininya perempuan berhijab rapi dg dua balita yg juga berhijab.
Ada juga gay kakak adik. Sejak kecil dikasih satu kamar n satu ranjang oleh emak bapaknya. Pas gede, tau2 yg kakak kena kripto. Dicek hiv positif, ditanya pasangannya siapa, dia bilang adiknya. Pas adiknya dicek, positif juga hiv nya. Kedua2nya sdh meninggal, dlm satu ruang rawat yg sama. Ayahnya smp anak2 itu dikubur pun gak pernah mau datang nengok...

Hati2 dg anak2, ajarkan mereka utk bertindak agresif klu ada yg coba2 menggoda (gay), jangan kasih ampun, langsung pukuli beramai2. Pengalaman sy dari anak2 yg kena goda para penyuka anus ini, mereka makin agresif klu yg digoda diam atau menunjukkan rasa takut. Tapi langsung berhenti kalau yg digoda langsung main fisik. (Beberapa anak muda yg digoda gay konsultasi ke sy bersama ortunya). N bila anak bepergian, jangan ijinkan kalau sendirian. Usahakan beramai2, spy nyalinya tdk ciut klu ada gay yg dtg menggoda. Mereka bisa tawarkan apa sj, bisa uang, bisa ancaman, bisa bujuk rayu. Dari wawancara dg pasien2 gay, mereka ini tadinya SEMUA pernah mengalami anal seks, sebagian besar secara paksa. Setelahnya mereka akan sgt dijaga n ditemani oleh kelompok gay. Pergaulannya diganti jd pergaulan gay, dst.

Cerita gay SEMUA TRAGIS... belum pernah sy dengar yg berakhir spt di cerita fairytopia... misalnya berakhir kayak Cinderella... kisah para gay berakhir  dengan tokso, kripto, TB, pnemonia, kandida, dan diujungnya, mati sendirian tanpa didampingi kaum nya...
sy gak ngerti knp pemerintah abai pd mslh ini... sejak 1997, prof sjamsurijal gak capek2nya mengingatkan, tapi faktanya, mereka semakin banyak...

Smoga Allah senantiasa melindungi kita n generasi penerus bangsa ini dari kezhaliman orang2 yg zhalim, amiin

#semoga bermanfaat

Jumat, 24 November 2017

SEUNTAI PESAN 'TUK KAUM HAWA

Tahukah kalian,betapa bahayanya dirimu?
Tiap jengkal lekuk tubuhmu adalah racun yang begitu sempurna

hmmm yah sempurna untuk membabat habis keimanan para Adam

Hawa tahukah kau betapa berharganya dirimu ??
Hingga Allah meletakan syurga yang agung di telapak kakimu..
Hingga Rasull menyebutmu 3 kali lebih pantas di hargai daripada Adam
Maka,jadikan dirimu layak dihargai..

Tapi tahukah betapa sakit hatiku?
ketika aku mendapatkanmu di jalan jalan,kau umbar auratmu dengan bangga
ketika tiap lekuk tubuhmu begitu mudahnya dinikmati..

Mereka laki laki yang tak hallal bagimu..
ketika kau dengan bebasnya tertawa dan bermanja pada lelaki yang menatapmu dengan liar,seolah ingin menerkammu.

Oh.. hawa, ingatlah...
Sebagian besar penghuni neraka adalah kaum WANITA!!!

Tak inginkah kau di Hormati dan di Hargai mereka karna kehormatan dam kecerdasanmu??

Ketahuilah Hawa
Kau indah Karna sifat MALUMU.
Kau mulia karna akhlak dan kehormatanmu...

Sukakah kau jika mereka mencintaimu karna betapa cantiknya kamu??
karna betapa ramping tubuhmu??
Atau karna kulitmu yang putih mulus??
Merasa berhargakah kalian ketika tak adalagi yang tersembunyi dari dirimu?

Lalu bagaimana kau mampu mengharapkan laki-laki yang mendampingimu kelak adalah laki laki yang Mulia? yang menjaga kehormatannya?

Masihkah kalian berharap mendapatkan yang terbaik sementara diri berlumur dosa?
sementara Harga diri tercabik dan ternoda?

Tapi jangan takut Saudariku
Rabb kita,Allah maha pengampun..
Tak ada kata terlambat selama jiwa masih dalam raga
Percayalah kalau dosa membumbung tinggi,Ampunan Allah melangit Luas..

Kembalilah pada fitrahmu
KAU INDAH KARNA SIFAT MALUMU

jaga dirimu saudari kau TERLALU BERHARGA

SEJARAH KELAM MAULID NABI

Jika kita menelusuri dalam kitab tarikh (sejarah), perayaan Maulid Nabi tidak kita temukan pada masa sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah orang-orang yang paling paham mengenai sunnah Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan paling semangat dalam mengikuti setiap ajaran beliau.

 
Perlu diketahui pula bahwa -menurut pakar sejarah yang terpercaya-, yang pertama kali mempelopori acara Maulid Nabi adalah Dinasti ‘Ubaidiyyun atau disebut juga Fatimiyyun (silsilah keturunannya disandarkan pada Fatimah). Sebagai buktinya adalah penjelasan berikut ini.

Al Maqriziy, seorang pakar sejarah mengatakan, “Para khalifah Fatimiyyun memiliki banyak perayaan sepanjang tahun. Ada perayaan tahun baru, hari ‘Asyura, maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid Ali bin Abi Thalib, maulid Hasan dan Husain, maulid Fatimah al Zahra, maulid khalifah yang sedang berkuasa, perayaan malam pertama bulan Rajab, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Sya’ban, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Ramadhan, perayaan malam penutup Ramadhan, perayaan ‘Idul Fithri, perayaan ‘Idul Adha, perayaan ‘Idul Ghadir, perayaan musim dingin dan musim panas, perayaan malam Al Kholij, hari Nauruz (Tahun Baru Persia), hari Al Ghottos, hari Milad (Natal), hari Al Khomisul ‘Adas (3 hari sebelum paskah), dan hari Rukubaat.” (Al Mawa’izh wal I’tibar bi Dzikril Khutoti wal Atsar, 1/490. Dinukil dari Al Maulid, hal. 20 dan Al Bida’ Al Hawliyah, hal. 145-146)

Asy Syaikh Bakhit Al Muti’iy, mufti negeri Mesir dalam kitabnya Ahsanul Kalam (hal. 44) mengatakan bahwa yang pertama kali mengadakan enam perayaan maulid yaitu: perayaan Maulid (hari kelahiran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maulid ‘Ali, maulid Fatimah, maulid Al Hasan, maulid Al Husain –radhiyallahu ‘anhum- dan maulid khalifah yang berkuasa saat itu yaitu Al Mu’izh Lidinillah (keturunan ‘Ubaidillah dari dinasti Fatimiyyun) pada tahun 362 H.

Begitu pula Asy Syaikh ‘Ali Mahfuzh dalam kitabnya Al Ibda’ fi Madhoril Ibtida’ (hal. 251) dan Al Ustadz ‘Ali Fikriy dalam Al Muhadhorot Al Fikriyah (hal. 84) juga mengatakan bahwa yang mengadakan perayaan Maulid pertama kali adalah ‘Ubaidiyyun (Fatimiyyun). (Dinukil dari Al Maulid, hal. 20)

Fatimiyyun yang Sebenarnya

Kebanyakan orang belum mengetahui siapakah Fatimiyyun atau ‘Ubaidiyyun. Seolah-olah Fatimiyyun ini adalah orang-orang sholeh dan punya i’tiqod baik untuk mengagungkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tetapi senyatanya tidak demikian. Banyak ulama menyatakan sesatnya mereka dan berusaha membongkar kesesatan mereka.

Al Qodhi Al Baqillaniy menulis kitab khusus untuk membantah Fatimiyyun yang beliau namakan “Kasyful Asror wa Hatkul Astar (Menyingkap rahasia dan mengoyak tirai)”. Dalam kitab tersebut, beliau membuka kedok Fatimiyyun dengan mengatakan, “Mereka adalah suatu kaum yang menampakkan pemahaman Rafidhah (Syi’ah) dan menyembunyikan kekufuran semata.”

Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni Ad Dimasqiy mengatakan, “Tidak disangsikan lagi, jika kita melihat pada sejarah kerajaan Fatimiyyun, kebanyakan dari raja (penguasa) mereka adalah orang-orang yang zholim, sering menerjang perkara yang haram, jauh dari melakukan perkara yang wajib, paling semangat dalam menampakkan bid’ah yang menyelisihi Al Kitab dan As Sunnah, dan menjadi pendukung orang munafik dan ahli bid’ah. Perlu diketahui, para ulama telah sepakat bahwa Daulah Bani Umayyah, Bani Al ‘Abbas (‘Abbasiyah) lebih dekat pada ajaran Allah dan Rasul-Nya, lebih berilmu, lebih unggul dalam keimanan daripada Daulah Fatimiyyun. Dua daulah tadi lebih sedikit berbuat bid’ah dan maksiat daripada Daulah Fatimiyyun. Begitu pula khalifah kedua daulah tadi lebih utama daripada Daulah Fatimiyyun.”

Beliau rahimahullah juga mengatakan, “Bani Fatimiyyun adalah di antara manusia yang paling fasik (banyak bermaksiat) dan paling kufur.” (Majmu’ Fatawa, 35/127)

 
Apakah Fathimiyyun Memiliki Nasab sampai Fatimah?

Bani Fatimiyyun atau ‘Ubaidiyyun juga menyatakan bahwa mereka memiliki nasab (silsilah keturunan) sampai Fatimah. Ini hanyalah suatu kedustaan. Tidak ada satu pun ulama yang menyatakan demikian.

Ahmad bin ‘Abdul Halim juga mengatakan dalam halaman yang sama,  “Sudah diketahui bersama dan tidak bisa disangsikan lagi bahwa siapa yang menganggap mereka di atas keimanan dan ketakwaan atau menganggap mereka memiliki silsilah keturunan sampai Fatimah, sungguh ini adalah suatu anggapan tanpa dasar ilmu sama sekali. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.” (QS. Al Israa’: 36). Begitu juga Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali orang yang bersaksi pada kebenaran sedangkan mereka mengetahuinya.” (QS. Az Zukhruf: 86). Allah Ta’ala juga mengatakan saudara Yusuf (yang artinya), “Dan kami hanya menyaksikan apa yang kami ketahui.” (QS. Yusuf: 81). Perlu diketahui bahwa tidak ada satu pun ulama yang menyatakan benarnya silsilah keturunan mereka sampai pada Fatimah.”

Begitu pula Ibnu Khallikan mengatakan, “Para ulama peneliti nasab mengingkari klaim mereka dalam nasab [yang katanya sampai pada Fatimah].” (Wafayatul A’yan, 3/117-118)

Perhatikanlah pula perkataan Al Maqrizy di atas, begitu banyak perayaan yang dilakukan oleh Fatimiyyun dalam setahun, kurang lebih ada 25 perayaan. Bahkan lebih parah lagi mereka juga mengadakan perayaan hari raya orang Majusi dan Nashrani yaitu hari Nauruz (Tahun Baru Persia), hari Al Ghottos, hari Milad (Natal), dan hari Al Khomisul ‘Adas (perayaan tiga hari selelum Paskah). Ini pertanda bahwa mereka jauh dari Islam. Bahkan perayaan-perayaan maulid yang diadakan oleh Fatimiyyun tadi hanyalah untuk menarik banyak masa supaya mengikuti madzhab mereka. Jika kita menilik aqidah mereka, maka akan nampak bahwa mereka memiliki aqidah yang rusak dan mereka adalah pelopor dakwah Batiniyyah yang sesat. (Lihat Al Bida’ Al Hawliyah, 146, 158)

‘Abdullah At Tuwaijiriy mengatakan, “Al Qodhi Abu Bakr Al Baqillaniy dalam kitabnya ‘yang menyingkap rahasia dan mengoyak tirai Bani ‘Ubaidiyyun’, beliau menyebutkan bahwa Bani Fatimiyyun adalah keturunan Majusi. Cara beragama mereka lebih parah dari Yahudi dan Nashrani. Bahkan yang paling ekstrim di antara mereka mengklaim ‘Ali sebagai ilah (Tuhan yang disembah) atau ada sebagian mereka yang mengklaim ‘Ali memiliki kenabian. Sungguh Bani Fatimiyyun ini lebih kufur dari Yahudi dan Nashrani.

Al Qodhi Abu Ya’la dalam kitabnya Al Mu’tamadmenjelaskan panjang lebar mengenai kemunafikan dan kekufuran Bani Fatimiyyun. Begitu pula Abu Hamid Al Ghozali membantah aqidah mereka dalam kitabnyaFadho-ihul Bathiniyyah (Mengungkap kesalahan aliran Batiniyyah).” (Al Bida’ Al Hawliyah, 142-143)

Inilah sejarah yang kelam dari Maulid Nabi. Namun, kebanyakan orang tidak mengetahui sejarah ini atau mungkin sengaja menyembunyikannya. Dari penjelasan di atas dapat kita tarik kesimpulan:

Pertama: Maulid Nabi tidak ada asal usulnya sama sekali dari salafush sholeh. Tidak kita  temukan pada sahabat atau para tabi’in yang merayakannya, bahkan dari imam madzhab.

Kedua: Munculnya Maulid Nabi adalah pada masa Daulah Fatimiyyun sekitar abad tiga Hijriyah. Daulah Fatimiyyun sendiri dibinasakan oleh Shalahuddin Al Ayubi pada tahun 546 H.

Ketiga: Fatimiyyun memiliki banyak penyimpangan dalam masalah aqidah sampai aliran ekstrim di antara mereka mengaku Ali sebagai Tuhan. Fatimiyyun adalah orang-orang yang gemar berbuat bid’ah, maksiat dan  jauh dari ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya.

Keempat: Merayakan Maulid Nabi berarti telah mengikuti Daulah Fatimiyyun yang pertama kali memunculkan perayaan maulid. Dan ini berarti telah ikut-ikutan dalam tradisi orang yang jauh dari Islam, senang berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya, telah menyerupai di antara orang yang paling fasiq dan paling kufur. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)

Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.

 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

🙏🏽🌹🍀🌸🌹🍀🌸🌹🍀🌸🙏🏽

Kamis, 23 November 2017

RENUNGAN : MENYENDIRI DIRI SENDIRI

Tidak tua
Tidak muda
Tidak laki-laki
Tidak perempuan
Kalau sudah taruh HP ditinggal sebentar dilihat lagi, ditutup sebentar dibuka lagi.....
Semua sayang banget sama yang namanya HP,
Bepergian ngantongi HP,
Kumpul-kumpul sama teman bawa tas isinya HP,
Sehari HP bisa keluar masuk dari tas atau saku kemeja lebih dari lima puluh kali .
.
Habis mandi lihat hp
Habis nyapu lihat hp
Habis masak lihat hp
Habis nyuci lihat hp
Habis makan lihat hp
Habis kedatangan tamu lihat hp
Habis bangun tidur lihat hp
Tengah malam terjaga lihat HP.
Pokoknya asal habis apa saja yang di lihat HP...
Karena setianya sama HP pulsa tinggal sedikit cepat-cepat dibelikan Lowbatt satu strip bingung cari colokan listrik ,
Sinyalnya lemah bingung cari tempat,
Apa lagi kalau pas lowbatt listrik mati lagi, PLN yang di umpat .. .. ..
Dipanggil suami/istri pura2 tidak dengar,
HPnya bunyi langsung lari mencari di mana hp ditaruhnya tadi.
Pokoknya kalau sudah selesai acara apa saja yang di cari HP...
Kalau perempuan, namanya Nokia Binti Samsung
Kalau laki-laki, namanya Sony Bin Lenovo.
Semoga saya tidak ketularan seperti itu.
Yang merasa seperti itu jangan senyam senyum sendiri...
Nanti suami/istri kita tidak paham dengan sikap kita..
.
DO'A UNTUK HP :
YA ALLAH, ampuni dosa2 saya yang mempunyai HP ini YA ALLAH
Karena saya :
1. Lebih banyak NGISI PULSA daripada SEDEKAH ...
2. Lebih banyak baca
SMS/WA/FB/BB daripada baca KITAB SUCI ...
3. Lebih sering update status daripada update amal sholih kepadamu YA ALLAH...
4. Lebih sering buka BLUETOOTH daripada BERLUTUT SUJUD...
5. Sering TELPON tapi jarang SILATURAHIM....
6. Isi pulsa 10.000 tidak puas, tapi isi KOTAK AMAL 10.000 aja merasa kebanyakan banget....
7. kalau dengar HP bunyi langsung buru-buru angkat sama cengar cengir, tapi pas suara ADZAN dikumandangkan malah
santai INTERNETAN..
.
Ya ALLAH semoga.. Allah mengampuni dosa-dosa saya yang punya HP ini...
Dan semoga HP yang saya punya ini semoga bermanfaat buat sarana IBADAH kepadaMu YA ALLAH...
Dan semoga Teman-teman saya yang seperti saya juga ALLAH AMPUNI dosa-dosanya YA, YA ALLAH...
Aamiin..
.
Edisi bukan nyindir, tapi mengingatkan diriku sendiri
terimakasih dan mohon maaf bila ada yang tersinggung.. saya juga sama tersinggung, hanya untuk renungan lembut tapi nyata... Semoga bermanfaat.
Boleh di SHARE
.
Sekarang anda mempunyai Dua pilihan
1. Biarkan Tulisan ini berada di page ini supaya orang lain tidak membaca.
2. menyebarkan ke Teman yang lain dengan klik 'Bagikan' supaya orang lain ikut terinpirasi dan Inysaallah mendapat pahala.
.
Silahkan Di Share Ya...Semoga yang Klik Suka dan Share Akan Ditambahkan Rezekinya, Dan Diangkat Penyakitnya...Aamiin
.
Ya Allah...
😊✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
😊✔ Lapangkanlah hatinya
😊✔ Bahagiakanlah keluarganya
😊✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
😊✔ Mudahkan segala urusannya
😊✔ Kabulkan cita-citanya
😊✔ Jauhkan dari segala Musibah
😊✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah,Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar
😊✔ Dan semoga yg me-LIKE, komen Aamiin dan membagikan status ini rezekinya berlimpah aamiin..
.
Boleh di SHARE sebanyak mungkin!!

Rabu, 22 November 2017

Menjaga

*Haura vs Ummi*

*Haura* :UMMi ..

*Ummi* :Labbaik, Nak

*Haura* : Kenapa aku tidak boleh upload fotoku?

*Ummi* : Loh, siapa bilang?
Boleh kok sayang...
Kamu kan sering posting foto bunga, pemandangan, sampai makanan pun kamu foto..
.
*Haura* : Bukan, um
Maksudku wajahku.. aku senyum ceria.. gitu?

*Ummi* : Ooh wajah, emang kenapa sayang?

*Haura* : Aku juga pengen kayak temen" aku, bisa bebas upload fotonya kemana2
trus ada dia lagi senyum senang gitu, kan cakep umm, berbagi kebahagiaan dengan yang lain.

*Ummi* : sayang, kamu tahu menjaga apakah yang Paling Berat?

*Haura* : ...???

*Ummi* : *"MENJAGA ANAK PEREMPUAN"* amanahnya berat sekali, ummi tidak rela kalau wajahmu dinikmati laki-laki yang belum haknya..

*Haura* : Tapikan mereka paling liat bentar trus scroll ke bawah umm...

*Ummi* : Nak, ketika kita mengupload foto wajah kita .. Maka sejak saat itu kita secara tidak sadar memberikan izin kepada siapapun untuk memandang wajah kita.
sedangkan kita ketika di dunia nyata kalau bertemu yang bukan mahram, tertunduk malas memandang apalagi di pandang.

*Haura* : Tapikan klo gitu mereka yang salah ngapain mandang lama-lama!!

*Ummi* : Mereka gak akan terpancing klo bukan kita yang memulai, Nak...

*Haura* : Trus gimana dengan perempuan lain di dunia maya, Kan mereka juga ikut andil mengacaukan fikiran laki-laki dengan upload foto mereka?

*Ummi* : Kamu bukan perempuan lain sayang.. kamu, Anak gadis kesayangan ummi yang terjaga.
Cantikmu itu sungguh mahal nak, Hanya boleh di nikmati oleh laki-laki yang berani memintamu kepada Allah dan kami kelak...

*Haura* : Tapikan klo di dunia nyata aku juga sering ketemu laki-laki, dan bunda gak larang aku. Mereka juga sering mandang aku?

*Ummi* : Tapi tiap di pandang, kamu langsung mengalihkan wajah kan Nak??

*Haura*  : iyah sih, umm...

*Ummi* : Jika di Dunia nyata kamu bisa mengalihkan atau menunduk, tapi bagaimana jika tidak di dunia maya?

*Haura* : 😞
.
*Ummi* : Look, Dear...
Kamu anak gadis ummi, cantik sekali...
kita tidak pernah tau sayang, apa yang difikirkan lelaki terhadap wajah kita..
Bantulah abi dan ummi dengan menjaga diri kamu sayang...
Bantulah lelaki non mahram dengan penjagaanmu di dunia nyata dan dunia maya, kamu mau Nak?

*Haura*  : Mau, umm.
Terimakasih sudah memberi tahu alasan sebenarnya ...
Aku sayang abi.. Aku sayang ummi 🌹

_Duhai wanita muslimah.._
_Seperti apapun kau menutup badanmu, tetaplah kau adalah cobaan para lelaki. Maka dari itu tidak cukup hanya menutup tubuhmu dengan balutan kain yang sesuai dengan syari'at.._
_Tapi kau juga perlu menjaga dirimu.. Agar para lelaki bisa menundukkan pandangan, baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya.._
_Sehingga kita sebagai seorang Wanita yang menjaga 'iffah (kehormatan) bisa terhindar dari jurang dosa...

Sabtu, 18 November 2017

JANGAN SAMPAI ILMU DUNIA SARJANA, TAPI ILMU AGAMA CUMA TK

“Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam urusan akhiratnya.” (Shahih Jami’ Ash Shaghir)

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
.
”Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah no. 224)
➖
Ilmu yang dimaksud adalah Ilmu Syar’i (ilmu agama).
Namun, bukan berarti tidak boleh mempelajari ilmu dunia, hanya saja jangan jadi prioritas utama sampai melalaikan ilmu agama(akhirat). Carilah ilmu yang banyak menfaatnya, dan tidak ada ilmu yang lebih bermanfaat untuk kita baik didunia maupun diakhirat, selain ilmu agama.

📖“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai” (QS. Ar Rum:7
➖
Fokus belajar agama, untuk urusan dunia ambil seperlunya saja, sedang masalah akhirat ambil sebanyak-banyaknya. Jangan jadi manusia bodoh yang mati-matian mengejar sesuatu yang tidak dibawa mati.
➖
Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Umumnya manusia tidak memiliki ilmu melainkan ilmu duniawi. Memang mereka maju dalam bidang usaha, akan tetapi hati mereka tertutup, tidak bisa mempelajari ilmu dienul islam untuk kebahagiaan akhirat mereka.” (Tafsir Ibnu Katsir 3/428)
➖
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata: “Pikiran mereka hanya terpusat kepada urusan dunia sehingga lupa urusan akhiratnya. Mereka tidak berharap masuk surga dan tidak takut neraka. Inilah tanda kehancuran mereka, bahkan dengan otaknya mereka bingung dan gila. Usaha mereka memang menakjubkan seperti membuat atom, listrik, angkutan darat, laut dan udara. Sungguh menakjubkan pikiran mereka, seolah-olah tidak ada manusia yang mampu menandinginya, sehingga orang lain menurut pandangan mereka adalah hina. Akan tetapi ingatlah! Mereka itu orang yang paling bodoh dalam urusan akhirat dan tidak tahu bahwa kepandaiannya akan merusak dirinya. Yang tahu kehancuran mereka adalah insan yang beriman dan berilmu. Mereka itu bingung karena menyesatkan dirinya sendiri. Itulah hukuman Allah bagi orang yang melalaikan urusan akhiratnya, akan dilalaikan oleh Allah ‘azza wa jalla dan tergolong orang fasik. Andaikan mereka mau berpikir bahwa semua itu adalah pemberian Allah ‘azza wa jalla dan kenikmatan itu disertai dengan iman, tentu hidup mereka bahagia. Akan tetapi lantaran dasarnya yang salah, mengingkari karunia Allah, tidaklah kemajuan urusan dunia mereka melainkan untuk merusak dirinya sendiri.” (Taisir Karimir Rahman 4/75)

#Fashobrun_Jamiil

Kamis, 16 November 2017

NASEHAT AKHIR ZAMAN

Sahabat Abdullah bin Mas’ud, radhiyallaahu ‘anhu setiap sore hari Kamis selalu menyampaikan nasehat begini kepada murid-muridnya:

إِنَّهُ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ تُمَاتُ فِيهِ الصَّلاةُ، وَيُشْرِفُ فِيهِ الْبُنْيَانُ، وَيَكْثُرُ فِيهِ الْحَلْفُ وَالتَّلاعُنُ، وَتَفْشُو فِيهِ الرِّشَى وَالزِّنَا، وَتُبَاعُ الآخِرَةُ بِالدُّنْيَا، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ، فَالنَّجَاةُ فَالنَّجَاةُ، قَالُوا: وَكَيْفَ النَّجَاةُ؟ قَالَ: كُنْ حِلْسًا مِنْ أَحْلاسِ بَيْتِكَ وَكُفَّ لِسَانَكَ وَيَدَكَ

“Sesungguhnya akan datang satu masa kepada manusia, dimana shalat telah dimatikan, bangunan telah dibuat tinggi-tinggi, banyak sumpah dan saling melaknat, rasywah dan perzinahan merajalela dan akhirat ditukar dengan dunia. Apabila kalian melihat demikian itu terjadi, maka utamakan kesalamatan dirimu, utamakan keselamatan dirimu.” Mereka berkata, “Bagaimana cara menyelamatkan diri?” Beliau berkata, “Jadilah kamu alas di antara alas-alas di rumahmu, dan tahan lidah dan tanganmu.”

Hadits riwayat Ibnu Abi al-Dunya dalam kitab al-‘Uzlah [193].

Hadits tersebut memberikan pesan tentang beberapa hal yang terjadi pada masa-masa akhir zaman.

Pertama, shalat telah dimatikan. Maksudnya banyak orang meninggalkan shalat maktubah. Atau menunaikan shalat tetapi telah hilang ruhnya, yaitu tidak adanya khusyu’ dalam shalat, sehingga shalat yang dikerjakan tidak berpengaruh positif dalam kehidupan manusia.

Kedua, bangunan yang tinggi-tinggi telah dibuat dimana-mana, seperti bangunan perhotelan, mall-mall, pusat-pusat perbelanjaan dan perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa orientasi pemikiran manusia lebih diarahkan pada urusan duniawi.

Ketiga, rasywah (sogok dan suap) dan perzinahan merajalela. Rasywah, atau suap dan sogok telah terjadi secara umum, tanpa pandang bulu. Kalau dulu, rasywah hanya diberikan kepada sebagian pejabat. Akan tetapi sekarang, rasywah juga diberikan kepada wakyat biasa dan para tokoh ketika menjelang pemilihan umum. Sedangkan perzinahan juga telah merajalela tanpa pandang usia.

Keempat, akhirat ditukar dengan dunia, maksudnya banyak hal-hal yang dilakukan oleh seseorang yang semestinya untuk mencari pahala akhirat, tetapi dilakukan untuk mengumpulkan harta benda dan kekayaan duniawi.

Kelima, orang yang ingin menyelamatkan diri dari hal-hal di atas, hendaknya menjadi seperti tikar atau alas di rumahnya, yaitu tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan yang mendesak dan diperlukan dan memperbanyak diam. Keluar dari rumah akan dihadapkan pada banyak kemaksiatan yang menggiurkan.

Keenam, selain tidak keluar rumah, hendaknya seseorang ketika ada di rumah menahan lidah dan tangan. Di sini ada pertanyaan, jika seseorang sudah ada di rumah, mengapa harus menahan lidah dan tangan? Bukankah orang yang ada di rumah tidak akan mungkin mengganggu orang lain? Sepertinya hadits ini mengarah pada pengertian, agar kita tidak menghubungi orang via telepon, yang akan mengarah pada pembicaraan negatif seperti menggunjing dan semacamnya. Sedangkan menahan tangan adalah tidak mengambil remote untuk menyalakan televisi atau mengambil telepon seluler untuk menyampaikan hal-hal yang negatif via medsos seperti sms, whatsaap, facebook, twiter dan lain-lain. Wallahu a’lam.

Ketujuh, hadits seperti di atas, mekipun mauquf atau perkataan seorang sahabat, yaitu Abdullah bin Mas’ud, tetapi biasanya oleh para ulama dianggap marfu’, bersumber dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena isinya membicarakan hal-hal yang bersifat ghaib dan diketahui melalui seorang nabi. Wallahu a’lam.