
Bismillahirahmannirahim,
Subhannallah , Walhamdulillah Wala ilaha illallah Allahu Akbar
Sahabat fillah,
Hidup ini adalah sesaat …
Semakin hari kita mendekat kepada perjumpaan dengan Allah Subhana wa Ta’ala.
Keadaan inilah yang membangun ’semangat berjibaku’ agar kita semua
mengelola hidup yang sesaat ini untuk kebahagiaan selama-lamanya di
akhirat, kelak. Sehingga hari-hari akan dilalui dengan kesibukan untuk
memperbaiki diri dalam kebaikan.
Salah satu usahanya adalah melahirkan perbaikan dan kebaikan dengan mengamalkan sunnah harian Rasulullah SAW.
1. SHALAT TAHAJUD
Shalat Tahajud adalah shalat yang teramat penting setelah shalat
shalat 5 waktu, Karena dengan shalat Tahajud Allah SWT akan mengangkat
derajat kehidupan manusia.
Al-Isra : 79 ”Dan dari sebagian malam hendaklah engkau
bangun (tahajud), sebagai amalan tambahan . Semoga Tuhanmu mengangkat
(derajatmu) ke tempat terpuji”.
Abu HurairaH ra meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda :
”Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia pada 1/3 malam
terakhir, dan berfirman – Siapa yang BERDOA kepada-Ku PASTI AKU
KABULKAN, siapa yang MEMOHON kepada-Ku PASTI AKU BERI, dan siapa yang
MEMOHON AMPUN kepada-Ku, PASTI AKU AMPUNI” (HR. Al-Jama’ah).
Amr bin Al-Ash meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda :
”Sedekat-dekat hamba kepada Allah SWT adalah PADA TENGAH MALAM TERAKHIR.
Apabila engkau bisa termasuk golongan orang BERDZIKIR mengingat Allah
SWT pada saat itu, maka lakukanlah ” (HR. Al-Hakim).
Salman Al-Farisi meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda :
”Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah kebiasaan orang sebelum
kamu, jalan mendekatkan diri kepada Tuhan, penebus kejelekan , pencegah
dosa , serta penghalau sakit .”
Subhanallah , Demikian besarnya keutamaan Shalat Tahajud.
2. MEMBACA DAN MEMPELAJARI AL-QUR’AN
Kinilah saatnya kita ”kembali untuk mendalami” kitab yang bersumber
dari Allah Ta’ala . MELIBATKAN PERASAAN dalam upaya menyelami makna
terdalam dan hikmah tertinggi yang dimiliki.
”Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah SWT yang maha
Pemurah kepada mereka, mereka MENYUNGKUR, BERSUJUD dan MENANGIS” (QS.
Maryam : 58)
HR.Tirmidzi :
”Al-Quran adalah kitab Allah SWT yang berisi sejarah umat sebelum kamu,
berita umat sesudahmu, kitab yang memutuskan/menyelesaikan urusan di
antara kamu, yang nilainya bersifat pasti & absolut . Siapa saja
yang durhaka ”meninggalkannya” pasti Allah SWT akan ”memusuhinya”. Siapa
yang mencari petujuk selain al qur’an pasti akan tersesat . Al-Qur’an
adalah tali Allah yang sangat kuat, peringatan yang bijaksana dan jalan
yang sangat lurus ”.
”Kalau sekiranya kami turunkan Al-Qur’an kepada sebuah gunung, pasti
kamu akan melihatnya tunduk terpecah-pecah disebabkan takut kepada
Allah. Perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir ”
(QS. Al-Hasyr : 21)
3. SHALAT BERJAMAAH DI MASJID,
”Sungguh, shalat yang paling berat bagi orang munafik
adalah shalat Isya dan shalat subuh . Sekiranya mereka mengetahui apa
yang terkandung di dalamnya, mereka pasti mendatangani keduanya,
sekalipun dengan MERANGKAK ” (HR. Bukhari-Muslim).
Shalat Shubuh merupakan satu di antara shalat wajib 5-waktu yang mempunyai KEKHUSUS-AN dan memiliki KEUTAMAAN yang luar biasa.
1.Merupakan SHALAT PALING UTAMA yang diwajibkan pada kaum Muslimin.
(merupakan shalat yang sejak awal disyariatkan tetap 2-rakaat).
2.ADZAN shubuh berbeda dengan adzan shalat wajib lainnya, dengan
menambahkan ’Ash-shaltu khairum minan naum’ – ”shalat itu lebih baik
dari tidur, sebanyak 2 kali”.
3. Rasulullah SAW memberikan DOA KHUSUS setelah shalat shubuh, yang
berbeda dengan shalat lain. Doa ini sebagai tambahan ’wirid’ penutup
shalat.
Diriwayatkan oleh Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :
”Siapa mengatakan setelah shalat shubuh, SEBELUM MENINGGALKAN TEMPAT
DUDUKNYA dan BERBICARA SEDIKITPUN – La ilaha illallahu wahdahu la
syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yuhyi wa yumitu wahuwa
ala kulli sya in qadir – sebanyak 10X, maka akan ditulis baginya 10
kebaikan, dihapus 10 kesalahan dan diangkat derajatnya 10 kali lebih
tinggi. Satu hari penuh ia terlindungi dari suatu yg tidak disukai,
terlindungi dari syetan, tidak ada dosa yang pantas dianggap sebagai
dosa, kecuali syirik ” (HR.Tirmidzi).
Rasulullah SAW pernah menasehati Muslim bin harits : ” Jika kamu
shalat shubuh, maka bacalah sebelum kamu berbicara – Allahumma ajirni
minannar (Ya ALLAH lindungilah aku dari api neraka) – sebanyak 7X, maka
jika kamu mati hari itu, ALLAH akan menjauhkanmu dari api neraka ” (HR.
Abu Dawud dan Nasa’i).
4. Rasulullah SAW menasehati agar memendekkan bacaan shalat, kecuali
shalat subuh . Abu Barzah Al-Islami meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW
pada shalat shubuh membaca 60 sampai 100 ayat …..sampai sebentar lagi
matahari terbit (HR. Muslim).
5. Rasulullah SAW mempunyai BACAAN KHUSUS SHALAT SHUBUH di HARI
JUMAT. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW membaca pada
rakaat pertama SURAH AS-SAJADAH dan rakaat kedua SURAH AL-INSAN.
Keistimewaan ini tidak terjadi pada shalat wajib lainnya
ALLAH SWT berfirman : ”Dan dirikanlah SHALAT SHUBUH.
Sungguh, shalat shubuh itu DISAKSIKAN OLEH PARA MALAIKAT” (QS. Al-Isra :
78).
Ada lagi hal utama dalam shalat shubuh, adalah – DUA RAKAAT SHALAT
FAJAR (shalat sunah sebelum atau qabliyah shubuh) yang LEBIH BAIK DARI
DUNIA & SEISINYA (HR. Muslim).
Rasulullah SAW mengistimewakan shalat ini dengan menggambarkan bahwa :
”Seandainya dunia dan seisinya ini adalah sebuah kebaikan, maka JAUH
LEBIH BAIK 2 RAKAAT SHALAT FAJAR YANG KITA KERJAKAN”
Selain itu pula, SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID bisa menjadi
PENERANG PADA HARI KIAMAT KELAK, seperti yg disabdakan Rasulullah SAW :
”Berilah kabar gembira bagi orang-orang YANG BERJALAN DI KEGELAPAN
MENUJU MASJID (untuk mengerjakan shalat shubuh) DENGAN CAHAYA YANG
TERANG-BENDERANG (pertolongan) PADA HARI KIAMAT ” (HR. Abu Dawud,
Tirmidzi dan Ibn Majah).
4. MELAKUKAN SHALAT DHUHA
”Wahai anak Adam, cukupilah aku dengan melakukan EMPAT
RAKAAT SHALAT DHUHA pada pagi hari, maka aku akan MENCUKUPI KEBUTUHANMU
pada akhir hayatmu” (HR Ahmad & Abu Ya’la).
Beliau berwasiat kepadaku tentang 3 hal, yang sejak itu aku TIDAK PERNAH MENINGGALKANNYA :
Pertama – Hendaknya aku tidak tidur sebelum mengerjakan SHALAT WITIR
Kedua – Hendaknya aku tidak meninggalkan dua rakaat SHALAT DHUHA
(karena shalat DHUHA adalah shalatnya ’awwabin’-orang yg bertobat kepada
ALLAH SWT serta meninggalkan maksiat)
Ketiga – Hendaknya aku BERPUASA 3 HARI setiap bulan – (HR. Tirmidzi dan Nasa’i)
Salah satu makna fungsional shalat DHUHA adalah agar pelakunya MENDAPATKAN REZEKI dan DIJAUHKAN DARI KEMISKINAN :
”Shalat DHUHA itu mendatangkan rezeki dan menolak
kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali orang-orang
bertobat” (HR. Tirmidzi)
”Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 2 rakaat – dia TIDAK AKAN
dicatat dalam kelompok orang-orang yang LUPA. Siapa yang mengerjakan
shalat DHUHA 4 rakaat – dia dicatat dalam kelompok orang-orang yang AHLI
IBADAH. Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 6 rakaat – pada hari itu
segala kebutuhannya DICUKUPI oleh ALLAH SWT. Siapa yang mengerjakan
shalat DHUHA 8 rakaat – maka ALLAH SWT mencatatnya termasuk golongan
yang TUNDUK dan menghabiskan waktunya untuk BERIBADAH. Dan, siapa yang
mengerjakan shalat DHUHA 12 rakaat – maka ALLAH SWT membangunkan baginya
sebuah ISTANA INDAH DALAM SURGA.Tidak ada dalam sehari-semalam kecuali
ALLAH SWT pasti MEMBERIKAN ANUGERAH serta SEDEKAH kepada hambaNYA” (HR.
Thabrani dan Abu Daud).
5. BERSEDEKAH
Maha suci ALLAH SWT, DZAT yang telah membersihkan hati orang-orang
beriman dari sifat angkuh dan serakah. ALLAH SWT lah yang menyelipkan ke
sanubari orang beriman perasaan iba, simpati sekaligus empati kepada
orang-orang yang lemah dan membutuhakan bantuan, melalui bersedekah.
Bersedekah tidak harus besar, yang penting dengan KEIKHLASAN.
Kita bersedekah TIDAK MENGHARAPKAN BALASAN dari orang yang kita bantu. Kita harus yakin ALLAH SWT lah yang akan membalas.
”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan
kepada surga yg luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk
orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang MENAFKAHKAN
(HARTANYA) DI WAKTU LAPANG & DI WAKTU SEMPIT, dan orang-orang yg
menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. ALLAH menyukai
orang-orang yang berbuat baik ” (QS. Ali Imran : 133-134)
” Perbandingan (balasan atau pahala) bagi orang-orang yg
MEMBELANJAKAN HARTANYA DI JALAN ALLAH seperti satu biji yg menumbuhkan
tujuh cabang, di setiap cabang menjuntai seratus buah, dan ALLAH akan
menggandakan (pahala) kepada siapa yang Dia kehendaki, dan ALLAH itu
luas (pemberian-Nya) lagi sangat mengetahui ” (QS. Al-Baqarah : 261)
”Siapa yang MEMBANTU MENYELESAIKAN KESUSAHAN SESEORANG di dunia
(lebih-lebih lagi saudara sesama Muslim), ALLAH PASTI MEMBANTU
MENYELESAIKAN KESUSAHANNYA DI DUNIA dan AKHIRAT ” (HR. Bukhari).
• Berkah sedekah bisa sirna jika orang yang bersedekah MENGUNGKIT-UNGKIT dan SELALU MENYEBUT-NYEBUT sedekah itu di depan umum.
• Sedekah dapat MEMADAMKAN MURKA ALLAH SWT
• Sedekah dapat MEMELIHARA MANUSIA DARI KEJAHATAN
Siapakah yang DIUTAMAKAN UNTUK DIBERI SEDEKAH ?
1- ANAK YATIM, karena sebelum dewasa anak yatim belum dapat mandiri.
Mereka adalah TITIPAN ALLAH SWT kepada hamba lainnya yang mampu.
2- FAKIR MISKIN, yang perlu dibantu agar dapat diberdayakan agar mandiri.
3- JANDA dan LANSIA, karena kehilangan tulang punggung pencari nafkahnya, serta kehilangan masa produktifnya.
4- YANG TERLILIT HUTANG
5- YANG TERKENA MUSIBAH
6. SELALU DALAM KEADAAN BERWUDHU
Banyak hadits yang sangat menganjurkan untuk TETAP BERWUDHU WALAUPUN TIDAK HENDAK MENDIRIKAN SHALAT.
Berdasarkan sunnah tsb, mulai generasi sahabat hingga orang-orang
shaleh, senantiasa mereka MENJAGA WUDHU DALAM SEGALA AKTIFITAS, baik
dalam perjalanan, membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, dalam bekerja,
ketika hendak tidur, termasuk sebelum & sesudah berhubungan
suami-istri.
BERWUDHU BUKAN HANYA DISAAT MENGHADAP ALLAH SWT dalam shalat, tapi juga ketika akan tidur – BERADA DALAM KESUCIAN.
ALLAH SWT berfirman : ”Sungguh, ALLAH menyukai orang-orang yg bertobat dan mereka yang MENYUCIKAN DIRI” (QS. Al-Baqarah : 222).
Abu Hurairah meriwayatkan RASULULLAH SAW, bersabda :
”Pada hari kiamat, karena bekas wudhunya (yang bercahaya). Siapa ingin memanjangkan cahanya nya silakan lakukan” (HR. Bukhari).
”Siapa yang BERWUDHU (untuk mendapatkan) KESUCIAN, maka ALLAH akan MENETAPKAN BAGINYA DENGAN SEPULUH KEBAIKAN” (HR. Abu Daud)
”Seseorang senantiasa DIANGGAP SEPERTI DALAM KEADAAN SHALAT, asal dia tidak berhadas (= buang angin)” (HR. Bukhari)
7. SELALU BERDZIKIR
Dzikrullah memiliki daya hidup. Menghidupkan dan menyemangati jiwa
yang rapuh, melapangkan jiwa yang sempit serta membangkitkan keyakinan
bagi yang mengalami kelelahan dalam menjalani kehidupan.
DZIKIR yang UTAMA :
- La ilaha illallah wahdahu la syarika lah. Lahul mulku wa lahu hamdu wa huwa ’ala kulli syay’in qadir
- Subhanallah wal hamdu lillah wa ilaha illallah wallahu akbar
- Subhanallah wa bihamdihi
- Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil azhim
- (surah Al-Fatihah)
- Asmaul Husna
- Surah Al Ikhlas, dll
Rasulullah SAW bersabda : ”Perumpamaan orang yang berdzikir kepada
Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir, seperti ORANG YG HIDUP dan
ORANG YG MATI” (HR. Bukhari)
”Dan laki-laki yang BANYAK MENYEBUT (MENGINGAT) ALLAH
disertai dengan perempuan yang banyak menyebut Allah, maka Allah telah
menyediakan untuk mereka AMPUNAN & PAHALA YG BESAR ” (QS. Al-Ahzab :
35)
”Maka apabila kami telah menyelesaikan shalat, INGATLAH DI WAKTU BERDIRI, DUDUK maupun BERBARING ….” (QS. An-Nisa : 103)
”Karena itu, INGATLAH KALIAN PADA-KU, niscaya Aku pun akan ingat pada kalian…” (QS. Al-Baqarah : 152)
”INGATLAH TUHANMU SEBANYAK-BANYAKNYA dan BERTASBIHLAH dengan memuji Tuhanmu di waktu petang dan pagi ” (QS. Ali-Imran : 41)
Pribadi yang BERDZIKIR ..
Setiap KALAMNYA adalah DAKWAH
Setiap DIAMNYA adalah DZIKIR
Setiap NAPASNYA adalah TASBIH
Setiap PANDANGAN MATANYA adalah RAHMAT
Setiap SUARA TELINGANYA selalu TERJAGA
Setiap PIKIRANNYA adalah BAIK SANGKA
Setiap GERAK HATINYA adalah DOA
Setiap SENTUHAN TANGANNYA adalah SEDEKAH
Setiap LANGKAH KAKINYA adalah JIHAD
Kekuatannya adalah SILATURAHMI
Kesibukannya adalah ASYIK MEMPERBAIKI DIRI
Kerinduannya adalah TEGAKNYA SYARIAT ALLAH SWT
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Aamiin .
Wallahu a’lam bishawab.
Subhanaka Allahumma Wabihamdika Asyhadu Alla illaha illa Anta Astaghfiruka Wa Atubu ilaik.
M. Arifin Ilham